Resume Praktikum Konfigurasi Access Point Linksys

linksys wap54g

Pada hari Selasa 22 Oktober lalu, saya dan teman-teman sekelompok saya praktikum mengenai konfigurasi access point linksys. Linksys yang dipake ketika praktikum itu adalah linksys WAP54G. Praktikum langsung ditampilkan GUI atau Graphic User Interface dari access point tersebut.

Pertama, kita hubungkan dulu access point tersebut dengan PC menggunakan kabel ethernet bertipe straight. Access point di-reset dengan cara menekan tombol reset di belakang device tersebut selama beberapa detik sampai lampu indikator mati lalu nyala kembali. Kemudian, set IP dari PC supaya berada satu jaringan dengan access point. Lalu ketik alamat default dari access point yaitu 192.168.1.245. Setelah masuk ke GUI linksys, kita diminta memasukkan username dan password. Password default nya adalah ‘admin’ sedangkan username-nya tidak masalah bila tidak diisi.

L48-2208-call1-yc

Seperti inilah user interface dari linksys WAP54G

network setup

 

Gambar di atas merupakan UI dari tab setup bagian network setup. Kita isi device name terserah kita. Kita bisa memilih akan memakai static IP atau DHCP. Jika kita mengganti IP address disitu, otomatis default address jika kita ingin mengakses linksys tersebut berubah sesuai IP yang kita set.

Selanjutnya adalah UI dari tab setup bagian AP Mode. Kita bisa memilih device akan dipakai sebagai access point, AP client, wireless repeater atau wireless bridge. Access point berfungsi jika kita ingin menggunakan device sebagai access point utama. AP client berfungsi jika kita ingin menggunakan device sebagai client saja, sedangkan servernya ada di device lain. Wireless repeater berfungsi jika kita ingin memancarkan kembali sinyal wifi yang bersumber dari wireless router utama(AP). Wireless bridge digunakan untuk koneksi jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda maupun topologi jaringan komputer yang berbeda pula.

AP mode

Gambar di bawah merupakan UI dari tab wireless bagian basic wireless setting. Di bagian mode kita bisa memilih wireless-G only, wireless-B only atau mixed. Mixed digunakan agar bisa diakses oleh device yang memakai jenis G atau B. SSID atau Service Set Identifier adalah nama jaringan kita, misalkan ‘Ilkom-AP1’ atau ‘FPOK-Lt2’.

basic wireless setting

 

Selanjutnya gambar di bawah adalah bagian wireless security. Disitu disediakan pilihan WEP, WPA-Personal, WPA2-Personal, WPA2-Mixed, WPA-Enterprise, dan RADIUS. WEP merupakan standar keamanan dan enkripsi pertama yang digunakan pada wireless. WPA merupakan security yang lebih aman dari WEP. WPA mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat dari WEP sehingga jika dipecahkanpun membutuhkan waktu yang lebih lama. Sedangkan WPA2-mixed adalah peningkatan dari WPA2-personal. WPA2-mixed type encryption-nya menggunakan kombinasi dari metode AES dan TKIP sehingga keamanan lebih tinggi.

Di bagian tab wireless MAC filter adalah pilihan jika kita ingin menentukan MAC address device mana saja yang bisa terhubung ke AP kita atau mem-block MAC address tertentu agar tidak bisa terhubung ke AP kita. Kita bisa memfilter 25 dan maksimal 50 MAC address.

wireless security

 

Di tab status bagian local network ada info MAC address, IP address dari access point, subnet mask dan default gateway.

status local network

 

Sedangkan di tab status bagian wireless network ada info MAC address, mode, SSID channel, security dan SSID broadcast.

status wireless network

Jangan lupa setiap kita mengubah settingan, kita save setting agar settingan kita tersimpan.

Referensi:

http://ui.linksys.com/WAP54G/v3/3.01/Setup.htm

http://www.jaringankomputer.org/pengertian-bridge-fungsibridge-pengertian-fungsi-accespoint/

 

About aliansyah