Tugas Review Jurnal Mata Kuliah Seminar (bag. 4)

  • Judul 7 :

Implementasi Web Service Untuk Mobile Commerce

  • Penulis :

Grimaldi Suryadi

Lely Hiryanto

Bobby Tumbelaka

  • Review :

E-commerce saat ini banyak digunakan oleh perusahaan untuk menawarkan dan menyediakan informasi yang dapat berupa  produk atau jasa dengan cepat dan akurat. Selain cepat dan akurat, informasi yang  disimpan dalam database harus dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Dengan perkembangan pertumbuhan teknologi, database dapat diakses melalui perangkat mobile seperti  sebagai perangkat dengan sistem operasi Android melalui Internet.

Mengakses database dari perangkat lain melalui Internet  diperlukan sebuah antarmuka atau jembatan yang dapat digunakan dan  diakses oleh berbagai bahasa pemrograman. Jembatan atau interface yang disebut layanan web. Dengan Keberadaan teknologi ini, e-commerce dapat  berkembang menjadi mobile e-commerce. Oleh karena itu 2  aplikasi yang dibuat untuk mendukung e-commerce yang  aplikasi web dan aplikasi mobile. Kedua aplikasi menampilkan produk-produk sesuai dengan  database perusahaan. Definisi E-commerce (Electronic Commerce) adalah cara berbelanja atau berdagang suatu produk atau jasa melalui media elektronik seperti internet dan jaringan komputer lainnya. E-commerce ini mengacu pada teknologi seperti electronic funds transfer (EFT), supply chain management (SCM), Internet marketing, online transaction processing, electronic data interchange (EDI), inventory management systems (IMS), dan automated data collection systems. Ada tiga komponen utama dalam E-commerce yang harus terdapat di sistem yaitu :

1. Electronic Data Interchange (EDI)

EDI didefinisikan sebagai pertukaran data antar komputer dengan berbagai organisasi atas suatu informasi terstruktur dalam format standar dan dapat diolah oleh komputer. Contoh macam-macam format yang sering digunakan adalah UNI/EDIFACT, ANSI ASC X12, TRADACOMS, XML, dll.

2. Digital Currency

Digital currency dimaksudkan untuk memungkinkan user memindahkan dananya secara elektronik dalam lingkungan kerja tertentu.

3. Electronic Catalog

Electronic Catalogs (e-catalogs) telah berada pada aplikasi yang dirancang untuk internet dan merupakan terjadinya antar muka grafis yang umumnya berbentuk halaman WWW dimana menyediakan informasi tentang penawaran produk atau jasa.

Berdasarkan hasil pengujian program aplikasi Mobile E-commerce dengan implementasi Web Service, maka kesimpulannya adalah sebagai berikut:

 

1. Pada perangkat android berhasil melakukan koneksi dengan web service pada server sehingga pertukaran data terjadi.

2. Program aplikasi Mobile E-commerce dengan implementasi Web Service berhasil mengintegrasikan data secara baik antara masingmasing aplikasi dengan basis data.

3. Data terdistribusi dengan baik antara basis data dengan kedua aplikasi yaitu aplikasi web dan aplikasi mobile. Untuk ke depannya diharapkan adanya pengembangan aplikasi mobile tidak hanya digunakan oleh pengguna Android melainkan seluruh perangkat mobile lainnya seperti Blackberry, Apple, Windows Mobile, dll.

  • Sumber :

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&ved=0CDYQFjAC&url=http%3A%2F%2Fportal.kopertis3.or.id%2Fbitstream%2F123456789%2F905%2F1%2F12%2520-%252070-111-1-RV%2520grimaldi%252073-78.pdf&ei=jGcLU9rcA4PRrQel8YDoDA&usg=AFQjCNGNzNVen7NVprSVSa-b-y-s8hGgow&sig2=F_oa1Z4oIGBqxsR5ASYtXw&bvm=bv.61725948,d.bmk

 

 

  • Judul 8 :

Basis Data Terdistribusi Untuk Aplikasi Kependudukan Berbasis Web

  • Penulis :

Toga Ardila

Wiratmoko Yuwono

Rengga Asmara

  • Review :

Database terdistribusi dapat juga diartikan bahwa semua komputer dapat saling terhubung dan setiap sistem yang mempunyai hak kemampuan untuk memproses yang digunakan melayani permintaan lokal. Setiap sistem berpartisipasi baik dalam melaksanakan satu atau lebih permintaan. Oracle mempunyai teknologi replikasi untuk mengaplikasikan konsep database terdistribusi tersebut. Replikasi multimaster memungkinkan beberapa situs, bertindak sebagai master-master yang sama, untuk mengelola kelompok-kelompok objek database yang direplikasi. Setiap site dalam lingkungan replikasi multimaster adalah master site, dan masing-masing master site berkomunikasi dengan master site lainnya.

Seiring perkembangan jaman, teknologi komputer mengalami kemajuan yang sangat pesat. Perkembangan ini mendorong berkembangnya teknologi database dan web service sehingga memungkinkan dibuatnya suatu sistem informasi manajemen aplikasi yang berbasis web. Perolehan data kependudukan di Indonesia masih tergantung pada data hasil sensus dan survei atau data administratif yang diperoleh secara periodik dan masih bersifat makro, kebutuhan data mikro penduduk untuk identifikasi calon pemilih pemilu, penyaluran dana jaring pengaman sosial, bantuan untuk penduduk miskin, dan kegiatan perencanaan pembangunan dirasakan masih belum akurat karena tidak diperoleh dengan cara registrasi. Atas dasar pertimbangan tersebut maka diperlukan petunjuk pencatatan dan pemutakhiran biodata penduduk.

Di dalam sistem administrasi kependudukan yang ada pada saat ini, masih banyak instansi pemerintahan yang belum memanfaatkan teknologi komputer untuk memproses data kependudukan ini. Di sebagian daerah memang

telah memanfaatkan teknologi komputer untuk mengolah data kependudukan ini. Namun belum mengadopsi suatu sistem kependudukan yang berlaku secara terintegrasi dalam skala yang lebih luas sehingga masih dimungkinkan adanya duplikasi data untuk identitas penduduk.

Pada proyek akhir ini, akan dibangun sebuah sistem aplikasi kependudukan, yaitu sistem yang dapat digunakan untuk mencatat data kependudukan dan mencangkup hal-hal yang berkaitan dengan data kependudukan tersebut seperti pencatatan biodata penduduk, kematian, perpindahan penduduk dll. Sistem aplikasi kependudukan ini dibuat dengan memanfaatkan teknologi replikasi yang ada pada database Oracle untuk membuat sistem database terdistribusi dan untuk mempermudah pengaksesan sistem aplikasi kependudukan ini akan dibuat berbasis web.

Setelah dilakukan uji coba, maka dapat ditarik kesimpulan:

1. Implementasi database terdistribusi pada suatu sistem aplikasi dapat menghasilkan performansi yang baik menyangkut ketersediaan data. Dengan adanya

replikasi database yang dapat menghasilkan kesamaan posisi data pada beberapa master site, maka memungkinkan adanya pembagian beban dalam pengaksesa kerja server, sehingga kegagalan pengaksesan data dapat diminimalisasikan.

2. Dari serangkaian pengujian distribusi oracle diperoleh hasil perbedaan waktu eksekusi query yang tidak terlalu signifikan terhadap beberapa jumlah data. Disamping itu, output proses parsing query yang dijalankan oleh salah satu master site akan langsung dikirimkan kepada master site yang lain dalam waktu yang hampir bersamaan.

  • Sumber :

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=25&cad=rja&ved=0CEkQFjAEOBQ&url=http%3A%2F%2Fejournal.unsrat.ac.id%2Findex.php%2Felekdankom%2Farticle%2Fview%2F1719&ei=U2gLU4WiAoH5rQfQ1IDACw&usg=AFQjCNF-reqBpJrwh961pNipA7Y5hR1XaA&sig2=_nDNhkR8HmUyHh6YX4LRow&bvm=bv.61725948,d.bmk

About aliansyah